Acara ini dihadiri oleh tokoh Gerakan Pramuka KBRI, Presiden PPMI Mesir, Ketua Wihdah, Gubernur Kekeluargaan, serta Ketua Senat Mahasiswa. Kehadiran mereka menegaskan pentingnya isu kesehatan di kalangan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia.
Empat materi kesehatan disampaikan oleh dokter-dokter yang diundang secara khusus, meliputi edukasi penyakit umum, pencegahan, serta praktik pertolongan pertama. Selain itu, peserta juga mendapatkan layanan medical check-up secara gratis.
Presiden PPMI Mesir dalam sambutannya menyoroti rendahnya kesadaran kesehatan di kalangan Masisir. “Pada periode saya, ada delapan Masisir yang meninggal karena penyakit. Setelah diteliti, ada tiga faktor penyebab: sifat pendiam almarhum, faktor biaya, dan yang paling besar adalah kurangnya kesadaran. Banyak Masisir baru ke rumah sakit ketika penyakit sudah parah,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, panitia berharap kesadaran kesehatan dapat lebih ditingkatkan sehingga Mahasiswa Indonesia di Mesir tidak lagi abai terhadap kondisi kesehatannya.
Baca Juga: Di Balik Lipatan Merah Putih
Red: Nabila Balqis
Editor: Husain Azhari
0 Komentar