Pendarmesir.com, Kairo (21/09) — Memasuki hari ketiga Simposium Internasional
Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia, rangkaian kegiatan memasuki agenda
penting bagi para delegasi. Seminar dan diskusi panel hari ini dihadiri Menteri
Kebudayaan Republik Indonesia, Prof. Dr. (H.C.) Fadli Zon, S.S., M.Sc.; Kepala
BLU Lemigas Kementerian ESDM RI, M. Iksan Kiat, B.Eng., M.Sc.; Atase
Perdagangan KBRI Kairo, Olvy Andrianita; serta Koordinator Fungsi Ekonomi KBRI
Kairo, Hendra Satya Pramana.
Dalam sambutannya, Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon menyapa
Ketua PPI Dunia, jajaran pengurus PPI Dunia, serta para delegasi PPI dari 65
negara. Ia hadir bersama Direktur Jenderal Diplomasi dan Pengembangan
Internasional Kementerian Kebudayaan, Endah Tjahjani Dwirini Retno Astuti.
“PPI ini merupakan organisasi yang sangat penting. Ini adalah
putra-putri bangsa terbaik, dapat dikatakan sebagai the privileged few, orang-orang yang
menerima beasiswa dari dalam maupun luar negeri. Sebagai pelajar diaspora, ini
merupakan privilege yang luar biasa,” ujarnya.
Fadli Zon juga menyoroti kekayaan budaya Indonesia yang
menurutnya memiliki keragaman yang sangat luas. Ia menyampaikan bahwa setelah
mengunjungi banyak negara selama bertahun-tahun untuk melihat kebudayaan di negara-negara
tersebut, Indonesia memiliki kekayaan budaya yang sangat kaya dan beragam.
Sebagai Menteri Kebudayaan RI pertama setelah 79 tahun kemerdekaan
indonesia, kehadiran Kementerian Kebudayaan berlandaskan Undang-Undang Dasar
Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 32 Ayat (1), yang berbunyi, “Negara
memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia.”
“Kita harapkan para mahasiswa diaspora menjadi duta-duta
Indonesia untuk memajukan kebudayaan Indonesia di negara masing-masing demi
merevitalisasi peradaban dan identitas kita. Kami optimis jika kita serius
dalam merevitalisasi budaya Indonesia, maka kelak indonesia dapat menjadi ibu
kota kebudayaan dunia,” tuturnya.
Di akhir sambutannya, Fadli Zon berpesan agar mahasiswa
diaspora Indonesia dapat menjadi duta kebudayaan Indonesia di negara
masing-masing. Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan
penyerahan cendera mata kepada Menteri Kebudayaan RI, Prof. Dr. (H.C.) Fadli
Zon, S.S., M.
Red: A. M. Azzam
Editor: Athallah Zaki

0 Komentar