Header Ads Widget

Darussalam Catering

Selayang Pandang Puncak Pengetahuan Masa Lampau: Bedah Buku Sejarah Perpustakaan Besar Alexandria

 


Pendarmesir.com, Kairo – pada hari Jumat, (6/2) di Sekretariat PCI NU Mesir, diselenggarakan acara bedah buku “Sejarah Perpustakaan Besar Alexandria dari Kejayaan hingga Keruntuhan” karya Maujihan Robby al-Maghfur, alumnus PMDG tahun 2022. Acara bedah buku ini dihadiri puluhan masisir, baik dari kalangan peserta maupun panitia, yang hampir memenuhi Sekretariat PCI NU Mesir. Antusiasme tinggi terlihat dari perhatian peserta selama pemaparan materi, serta partisipasi aktif dalam sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung dinamis hingga acara berakhir.

Dikutip dari M. Ilham Musa, dalam penulisan sejarah terdapat berbagai metodologi yang dapat digunakan. Dalam buku ini, penulis memilih metode makhtutoth atau metode pemetaan, yakni pendekatan yang memusatkan seluruh pembahasan pada perpustakaan Alexandria. Perpustakaan ini memiliki perjalanan sejarah panjang sejak didirikan pada abad ketiga SM di bawah Dinasti Ptolemaios di Mesir hingga masa keruntuhannya, yang sampai kini masih menjadi perdebatan di kalangan sejarawan, serta kontribusinya yang besar terhadap perkembangan ilmu pengetahuan umat manusia.

Dalam pemaparannya, pembedah buku menyebut bahwa pembahasan mengenai Perpustakaan Alexandria kerap menuai perdebatan historis. Ia menyoroti adanya pandangan kritis terhadap peradaban Romawi di masa lampau, yang dinilai tidak sepenuhnya mencerminkan kejayaan sebagaimana sering digambarkan dalam narasi sejarah populer. “Kejayaan masa lampau pun hanya menyisakan situs-situs peninggalan, karena faktanya begitu banyak diskriminasi dalam pemikiran dan gesekan dengan gereja yang otoriter pada kehidupan Romawi di masa lampau,” ungkapnya.

Meski demikian, pembedah menilai buku ini telah disusun secara kredibel dengan seleksi sumber yang baik, seraya berharap adanya pendalaman penjelasan historis pada beberapa bab untuk penyempurnaan di masa yang akan datang.

Penulisan buku ini merupakan bentuk persembahan penulis kepada sang ayah, yang sejak kecil menanamkan kebiasaan membaca dan kecintaan terhadap buku. Walau terdapat kekhawatiran di awal rencana penulisan buku ini terkait penulis yang saat ini bukan mahasiswa fakultas sejarah, tetapi dengan adanya dukungan dari berbagai pihak dan bimbingan para mentor yang membersamainya membuat Maujihan makin mantap untuk menghasilkan karya tulis terkait perpustakaan Alexandria.

Pada akhirnya penulis berpesan bahwa buku ini ditulis bukan atas kebenaran final melainkan bentuk ikhtiar dari penulis sendiri, maka dibutuhkannya masukan dan kritik untuk perbaikan di masa yang akan datang. Serta harapan penulis akan karyanya ini adalah agar minat masisir dalam melestarikan ilmu pengetahuan lebih tinggi lagi, karena sesungguhnya melestarikan ilmu pengetahuan nyatanya adalah melestarikan peradaban untuk generasi yang akan datang.

 

Red: Athallah Zaki

Editor: Haekal Afriadi


Posting Komentar

0 Komentar