Header Ads Widget

Darussalam Catering

KPI Dukung Transparansi Kasus, Siap Buka Data untuk Investigasi Media

 


Di tengah meningkatnya sorotan terhadap berbagai kasus di lingkungan pelajar Indonesia di luar negeri, Manggala mengadakan Forum Aspirasi Suara Media (FRASA) sebagai ruang diskusi dan penyampaian aspirasi media pers masisir. Forum ini digelar pada Jumat (10/4) pukul 14.00. di Sekretariat Al Hamasa Internasional, Kairo, Mesir, dengan mengusung tema “Menjaga Citra atau Membuka Fakta? Efektivitas Transparansi Kasus di Tengah Fungsi Media Masisir sebagai Kontrol Sosial.” Acara berlangsung lancar dan diwarnai diskusi kritis dari setiap delegasi.

Dalam forum tersebut, anggota KPI menegaskan dukungannya terhadap transparansi kasus serta keterbukaan kepada media. “Kami sangat terbuka untuk memberikan data, menjadi narasumber, serta mendukung proses investigasi guna memastikan validitas informasi yang beredar di publik.”

Namun, keterbukaan tersebut tetap memiliki batasan yang tegas. KPI juga menekankan bahwa transparansi tidak mencakup pencantuman nama pelaku maupun identitas kekeluargannya. Hal ini dilakukan sebagai bentuk komitmen menjaga integritas dan privasi pihak terkait.

Dari perspektif media pers masisir, prinsip tersebut sejalan dengan kode etik jurnalistik yang menekankan penyajian informasi secara faktual, berimbang, dan tidak menyerang ranah personal. Media berperan sebagai kontrol sosial dengan menyampaikan peristiwa secara objektif dan bertanggung jawab. Fenomena samaranya penegakan aturan dan kecenderungan menutup-nutupi kasus dinilai tidak boleh terus dibiarkan karena berpotensi memperparah degradasi moral di lingkungan masisir.

Acara ini dihadiri oleh 9 media pers masisir serta delegasi dari PPMI, KPI (Komisi Peduli Interaksi), DKKM, dan perwakilan KBRI Kairo, Bapak Agus Hidayatullah. Forum Frasa ditutup dengan penyampaian closing statement dari masing-masing delegasi media. Wakil Komandan DKKM, Amru Balda Azhar dalam pernyataannya menegaskan, “kita tidak independen dalam instansi tapi kita independen dalam visi misi dan tujuan.”

Red: Hilya Neswa
Editor: Ilmi Hatta

Posting Komentar

0 Komentar